Langkahku semakin jauh nan berat
Perlahan ingin lepas namun terikat
Cinta yang dulu penuh cahaya
Kini meredup dalam nestapa
Aku masih terus selami
Sikapmu yang sulit kupahami
Kita menjauh tanpa isyarat
Saling abai kian tersesat
Sejenak kurasakan tenang
Namun sekejap kau urai cemas
Ku saksikan memudarnya sayang
Dan genggaman yang ingin terlepas
Menyisakan ragu yang menyesak
Dalam sunyi yang semakin pekat
Gelap berteriak dalam gejolak
Seakan semua terlambat
Dua hati yang dulu bersandar
Kini rapuh nyaris pudar
Kita ada tapi menghilang
Terjebak dalam rasa bimbang
Judul : Gejolak Redup
Ditulis : Goresan Arif & Pena Lingga
Indonesia, 24 Maret 2025
